Kulit

Responsive image
Kulit. Perbesaran 40x. H&E.

Kulit terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis atau subkutan.

Epidermis kulit terdiri atas stratum basal, stratum spinosum, stratum granulosum (tidak terlihat), dan stratum korneum. Stratum basal mengandung sel-sel yang bermitosis dan memiliki ketebalan satu sel. Di atas lapisan stratum basal terdapat stratum spinosum. Stratum spinosum merupakan lapisan epidermis yang paling tebal. Stratum spinosum terdiri atas selsel kuboid agak gepeng dengan inti di tengah. Di atas stratum spinosum terdapat stratum korneum. Stratum korneum terdiri atas sel-sel mati seperti sisik yang semakin menggepeng dan menyatu. Sel-sel pada stratum korneum tidak memiliki inti dan sitoplasma. Sel-sel pada lapisan ini akan terkelupas setelah mengalami keratinisasi.

Dermis memiliki batas yang tidak jelas dengan lapisan subkutan atau hipodermis. Dermis terdiri atas dua jaringan ikat yang tersusun tidak teratur, yaitu lapisan basal dan lapisan retikulare, serta terdiri atas beberapa derivat kulit, yaitu kelenjar keringat, kelenjar sebasea, dan folikel rambut. Pada dermis juga terdapat sedikit jaringan adiposa. Kelenjar keringat banyak tersebar di seluruh kulit. Kelenjar keringat paling banyak terdapat pada dermis yang paling dekat dengan permukaan kulit, namun juga terdapat pada hipodermis. Kelenjar keringat berbentuk bulat dan tidak bercabang. Kelenjar keringat memiliki muara berupa pori keringat pada permukaan kulit. Kelenjar sebasea terlihat terhubung dengan folikel rambut.

Hipodermis atau lapisan subkutan terdiri atas jaringan ikat longgar untuk mengikat kulit secara longgar pada organ-organ di bawahnya supaya memungkinkan kulit bergeser diatasnya. Hipodermis mengandung sel lemak yang bervariasi jumlahnya tergantung daerah tubuh, dan ukuran yang bervariasi sesuai status gizi.

Responsive image
Kulit. Perbesaran 400x. H&E.

Epidermis kulit memperlihatkan tiga lapisan, yaitu stratum korneum, stratum spinosum, dan stratum basal. Dermis memperlihatkan dua lapisan, yaitu stratum papilare, dan stratum retikulare yang berada dibawah stratum papilare. Stratum papilare menonjol ke bagian epidermis. Stratum papilare tipis terdiri atas jaringan ikat longgar. Stratum retikulare lebih tebal terdiri atas jaringan ikat padat ireguler, mengandung banyak serat, dan memiliki lebih sedikit sel dibandingkan stratum papilare. Gambar di atas memperlihatkan folikel rambut, dan kelenjar sebasea yang berhubungan dengan rambut.